Kemenangan Fauzi berkat ketenangannya membaca permainan. Kendati tertinggal pada game pertama 17-21, namun ia mampu bangkit menggenggam dua game akhir, 21-14, dan 21-9.
Ini merupakan pertemuan ketiga Fauzi vs Bandar dimana semuanya dimenangkan Fauzi. Pertama, Fauzi menang atas Bandar di semifinal Sirnas di Tegal, kemudian di final Sirnas Surabaya, dan final Sirnas Medan pada 2009. Bagi Fauzi ini juga merupakan gelar perdana Djarum Sirnas 2010 yang diraihnya. Dua pekan lalu di final Djarum Sirnas Balikpapan ia dikalahkan Alamsyah Yunus.
Mengenai pertandingan final Fauzi menjelaskan bahwa ia lebih banyak menunggu serangan Bandar. “Di game pertama saya kalah karena ragu-ragu apakah stamina saya mampu mengarungi pertandingan ini. Tapi setelah saya kalah di game pertama, di game kedua saya bangkit dan tampil habis-habisan. Begitu pun di game ketiga,” kata Fauzi.
Adapun Bandar menjelaskan, kekalahannya karena terlalu mengikuti irama permainan Fauzi. Kemudian, ia pun mengakui kurang sabar bermain dan ingin secepatnya mematikan bola-bola Fauzi. ”Satu bulan setengah ini, saya kembali berlatih dan membenahi apa yang perlu dibenahi,” ujar Bandar.
Sementara pada pertandingan ganda campuran dewasa, akhirnya unggulan kedua Yusuf Ahmad/ Lidyawati Limanto (PB Pengairan Kaltim) mampu mewujudkan ambisinya menjadi juara. Sebelumnya pada Djarum Sirnas di Balikpapan dua pekan lalu, mereka digagalkan pasangan Tri Kusuma Wardhana/Nadya Melati menjadi juara.
Di final, Yusuf/Lidyawati menang atas non-unggulan Fauzi Adnan/Devi Tika (Suryanaga Surabaya/Mutiara Bandung) 21-19, 21-19 dalam pertarungan selama 20 menit.
Yusuf menjelaskan, sangat senang mampu merebut gelar juara. ”Sebelum final, kans saya untuk juara cukup besar mengingat Fauzi bukan spesialis ganda atau ganda campuran. Titik perhatian saya tujukan kepada Devi yang memang pemain ganda,” ujar Yusuf.
Sedang Devi mengatakan perjuangannya sudah maksimal untuk merebut gelar juara. Sebelumnya di perempat final Fauzi/ Devi mengalahkan unggulan utama sekaligus pemegang gelar juara Djarum Sirnas Balikpapan Tri Kusuma Wardhana/ Nadya Melati 21-16, 21-16. (Contributed by: Image Dynamics)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar