Tayangan reality show di televisi masih terus berjalan dan menjadi tren di masyarakat. Tak heran jika hampir semua stasiun tv mengangkat konsep yang serupa. Namun melalui program terbaru, TPI mencoba menyuguhkan sesuatu yang berbeda dengan program sejenis lainnya. TPI sebagai stasiun televisi swasta nasional yang selalu memberikan kesempatan bagi masyarakat biasa untuk menjadi bintang di televisi, kembali menelurkan satu program terbaru yakni reality singing contest bertajuk ‘Starbuzz’. Karena bukan singing contest biasa, TPI yakin ‘Starbuzz’ mampu memberikan warna baru bagi tayangan sejenis dan menjadikannya sebagai tontonan ringan yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dalam program ‘Starbuzz’, peserta akan berhadapan langsung dengan 50 orang ‘Juri Buzz’ yang siap menilai penampilan para peserta. Juri juga diperkenankan untuk memBuzz langsung peserta yang penampilannya tidak mereka sukai. Lima puluh orang juri ini berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda. Yakni 5 orang pelajar, 5 orang mahasiswa, 10 orang ibu rumah tangga, 5 orang praktisi musik, 5 orang public figure, 5 orang penyiar radio, 10 wakil recording company dan 5 orang pekerja lepas.
Kedatangan 50 orang ‘Juri Buzz’ menambah keistimewaan acara ini, karena banyaknya juri yang berbeda profesi akan memberikan variasi baru terhadap tayangan ini. Apalagi para juri dapat berinteraksi secara langsung dengan para peserta, sehingga membuat tayangan berdurasi 180 menit ini lebih komunikatif dan menarik untuk disaksikan. Sistem penjurian seperti ini akan sangat objektif terhadap kualitas masing-masing pesertanya.
‘Starbuzz’ akan tayang perdana pada tanggal 26 Oktober 2009 dan dapat dinikmati oleh pemirsa setiap Senin dan Selasa pukul 20.00 WIB. Tayangan yang dipandu oleh host kenamaan Indy Barends dan Iweth Ramadhan ini terbilang cukup berbeda bila dibandingkan dengan acara sejenis lainnya, mengingat tidak ada batasan apapun untuk mengikuti ajang ini. Artinya, semua kalangan mulai dari anak kecil, remaja, orang dewasa hingga orang tua dapat menjadi peserta dalam acara ini. Apapun format penampilan seperti solo, duo, trio, kwartet, kwintet, paduan suara, ataupun group band juga diakomodir dalam ajang ini.
Acara ini juga terasa makin berbeda karena para penampil dibebaskan untuk memilih genre musik apa yang ingin mereka bawakan sesuai dengan pilihan masing-masing. Sehingga memungkinkan bagi peserta yang ada pada tiap episode untuk tampil dengan genre musik yang mereka kehendaki. Penampilan para peserta diiringi oleh Homeband yang sudah tidak asing lagi yakni Marcel Aulia Big Band.
Di setiap episode akan diikuti oleh 20 peserta. Di mana satu persatu peserta akan tampil di hadapan 50 juri, yang siap menilai penampilan mereka. Jika tidak menyukai penampilan peserta maka juri berhak menekan tombol (memBuzz) pada saat awal penampilannya, saat bernyanyi maupun saat selesai bernyanyi. Peserta dinyatakan lolos apabila mendapatkan paling sedikit Buzz dari para juri. Peserta dengan jumlah Buzz paling sedikit di episode 1 akan diadu kembali di episode 2 untuk mencari juara season-nya. Peserta yang paling sedikit mendapatkan Buzz lah yang berhak masuk ke babak final. Namun di sini juga disediakan ‘Tiket Emas’ ke babak final bagi peserta yang hanya mendapatkan kurang dari 5 Buzz pada saat bernyanyi.
Pada babak final nanti, penentuan finalis yang lolos ke babak selanjutnya juga masih ditentukan oleh jumlah Buzz dari para juri. Siapa yang paling sedikit mendapatkan Buzz pastinya akan lanjut ke babak kemudian. Dan akhirnya akan dipilih 1 orang terbaik sebagai Juara sesungguhnya.
Jangan lewatkan tayangan perdana ‘Starbuzz’, Senin, 26 Oktober 2009 pukul 20.00 WIB hanya di TPI.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar