
Tepat jam 12.00 waktu Swiss, pertandingan babak akhir Swiss Open dimulai dengan tampilnya ganda campuran Korea Lee Yong Dae/ Lee Hyo Jung yang merupakan unggulan dua melawan ganda campuran China Zheng Bo/ Ma Jin.
Pasangan ganda campuran Zheng Bo/ Ma Jin berhasil memenangkan set pertama dengan skor 21-16. Pada set kedua masih didominasi pasangan China, meski pasangan Korea Selatan berusaha untuk mengimbanginya. Interval kedua masih dipimpin oleh China dan lagi-lagi babak kedua pun disapu bersih 21-15 dan sekaligus mahkota juara ganda campuran ditangan team China.
Wang Yihan kembali juara
Pertandingan selanjutnya adalah tunggal putri antara dua pemain asal China yaitu Jiang Yanjiao dan Wang Yihan. Kali ini impian Jiang Yanjiao menantang Wang Yihan terpenuhi, setelah kemarin berhasil menundukkan Pi Hongyan wakil dari Perancis, sedangkan Wang Yihan menundukkan pemain unggulan 3 Lu Lan juga dari China.
Pada kejuaraan All England minggu lalu, Wang Yihan berhasil menundukkan pemain tunggal Puteri Denmark Tine Rasmussen di final. Apakah Yihan Wang akan merebut predikat juara lagi di St.Jakobshalle hari ini? Waktu tinggal beberapa menit lagi untuk bisa menjawab pertanyaan diatas.
Sementara Wang Yihan masih memimpin perolehan angka 15-12. Jiang Yanjiao mencoba untuk mengejar perolehan angka dengan meladeni rally-rally Wang Yihan. Kedudukan imbang 16-16. Sebelum akhirnya Jiang Yanjiao tunduk ditangan Wang Yihan, dia hanya berhasil memetik satu angka. Kemenangan set pertama 21-17 oleh keperkasaan putri China Wang Yihan.
Pertandingan antar pemain China ini tanpa didampingi seorang pelatih dan Jiang Yanjiao sempat memimpin angka 8-6 pada set kedua. Bola-bola dari Jiang Yanjiao sering keluar lapangan sehingga angka satu demi satu dipetik oleh sang juara di All England tersebut dan memimpin interval babak kedua.
Berkat keuletan dan kesabaran Jiang Yanjiao, dia memperoleh beberapa angka dan sepertinya ingin merebut babak ke dua ini untuk bisa bermain rubber set. Harapan Jiang Yanjiao merebut kemenangan babak kedua 21-17 berhasil diperolehnya.
Hasrat Jiang Yanjiao untuk bisa jadi juara nampak dari antisipasi dan penempatan bola-bola sulit di net atau sudut depan lapangan lawan. Wang Yihan yang berpostur lebih jangkung itu sering kerepotan menerima bola-bola pendek dari Jiang Yanjiao. Angka 8-8 pada set ketiga setelah dorongan bola Wang Yihan terlalu keras dan keluar lapangan.
Keperkasaan sang juara All England Wang Yihan yang berhasil menyabet gelar juara Swiss Open 2009 harus diakui oleh Jiang Yanjiao. Pemberian hadiah diberikan oleh Duta Besar Republik Rakyat China.
Lee Chong Wei taklukkan Lin Dan
Adu kebolehan antara Lin Dan dengan Lee Chong Wei kembali dipertontonkan di St,Jakobshalle hari ini. Kedua pemain yang minggu lalu juga bertemu di final All England dan dimenangkan oleh Lin Dan, kali ini Lee Chong Wei akan mencoba balas dendam atas kekalahannya minggu lalu di Birmingham, Inggris.
Lee Chong Wei nampak bersemangat menyerang dengan smash-smash keras, permainan bola silang di net yang sangat tipis menjadi daya tarik tersendiri oleh penonton yang memenuhi St.Jakobshalle. Keramain sorak sorai, teriakan, genderang, siulan dll yang sangat menggelegar dari penonton menjadikan St.Jakobshalle lebih hidup.
Lee Chong Wei terus mencoba mengejar bola-bola sulit yang diarahkan Lin Dan, pengembalian bola-bola sulit bisa ditangani dengan sangat apik oleh Lee Chong Wei. Kesalah pahaman antara panjaga garis dan Lin Dan pun mewarnai final hari ini. Referee akhirnya memberikan jawaban yang adil.
Lin Dan sering membawa sensasi dalam lapangan. Keputusan referee yang memberikan satu angka ke Lee Chong Wei dibantahnya. Referee menilai bahwa bola dari Lee Chong Wei belum sampai melewati net, tapi Lin Dan sudah menyambarnya sehingga kepala racket dinilai melewati net.
Lee Chong Wei tampil sangat prima, gaya akrobatiknya menghibur penonton sebaliknya Lin Dan tampak putus asa dan menyerah di tangan Lee Chong Wei dua set langsung dengan angka kembar 21-16, 21-16.
Kemenangan ini prestasi besar bagi Lee Chong Wei yang berhasil menaklukkan 'Super Dan' setelah dalam 11 kali pertemuannya dengan Lin Dan tak sekalipun Lee Chong Wei berhasil menaklukkan Lin Dan.
Ganda putri China pupuskan harapan Korea Selatan
Impian Korea Selatan untuk meraih gelar juara lewat wakilnya di ganda putri kembali pupus oleh pasangan ganda putri China. Sebelumnya pada pertandingan ganda campuran wakil Korea Selatan juga dihempaskan oleh pasangan ganda campuran China.
Gelar ketiga China diraih melalui pasangan ganda putri Du Jing/ Yu Yang sebagai unggulan empat yang menggulung dengan mudah pasangan Korea Selatan unggulan tiga Lee Hyo Jung/ Lee Kyung Won dengan skor 21-11, 21-12 dalam tempo 42 menit.
Koo Kien Keat/ Tan Boon Heong kembali berjaya
Babak terakhir hari ini ialah ganda pria yang akan menampilkan ganda dari Denmark Mathias Boe/ Carsten Mogensen yang akan melawan ganda dari Malaysia Koo Kien Keat/ Tan Boon Heong.
Pada babak semifinal kemarin, pasangan Denmark ini berhasil mengalahkan pasangan baru Korea Lee Yong Dae/ Shin Baek Choel dalam pertarungan sengit tiga set dengan skor 19-21, 21-19, 21-14 dalam waktu 1 jam 11 menit. Sedangkan pasangan Malaysia berhasil membekuk pasangan unggulan 6 dari China Cai Yun/ Fu Haifeng juga dengan tiga set 23-21, 18-21, 21-14.
Sebelum pertandingan dimulai sebersit pertanyaan muncul dibenakku. Apakah Denmark akan kembali bangkit dan mengobrak abrik pertahanan Malaysia seperti yang dilakukannya di All England minggu lalu? Ataukah sebaliknya balas dendam akan dilakukan pasangan Malaysia?
Satu demi satu pungutan angka diperoleh dari pasangan Denmark. hal itu memperbanyak kesempatan untuk memenangkan set pertama. Hujan smas dari kubu Malaysia dihujamkan dan membobolkan pertahanan Denmark. Sepertinya hukum balas dendam pasangan Malaysia diberlakukan oleh Koo Kien Keat/ Tan Boon Heong. Benar saja tebakanku, 21-14 dan kemenangan pada set pertama sudah di kantong team Malaysia.
Pada set kedua, pasangan Denmark bermain lebih agresive dan berhati-hati, meski tertinggal 3 angka 11-14. Mathias Boe nampak sering membuat kesalahan. Suara ''Huuuuuuu.....'', terdengar saat Boe memprotes keputusan referee yang menganggap racket Boe melewati net pasangan Malaysia saat bola belum sampai di lapangan pasangan Denmark.
Suatu permainan yang sangat luar biasa dari dua kubu yang berbeda. Betapa sulitnya buat team Malaysia untuk meraih satu angka untuk menutup set kedua ini. Meski akhirnya balas dendam atas kekalahan mereka di All England terbalaskan dengan dua set langsung dengan skor terakhir 21-18.
Berakhirnya Kejuaraan Wilson Badminton Swiss Open 2009 ini masih memperlihatkan dominasi China dengan merebut 3 gelar juara dari nomor-nomor Ganda Campuran, Tunggal Putri dan Ganda Putri. Malaysia juga berjaya dengan meraih 2 gelar juara dari Tunggal Putra dan Ganda Putra. Korea Selatan menempatkan dua wakilnya di final dan Denmark satu wakilnya di final. Sementara prestasi Indonesia hanya sampai dengan babak perempat final dengan tiga wakilnya. Sebuah catatan prestasi buruk tahun 2009.
Barakhir sudah perayaan akbar Swiss Open 2009 ini dan saya beserta teman-teman MBI Belanda (Andy Tan, Rian Supriyanto, Ismail Husain) mengucapkan terimakasih atas dukungan moral dari rekan-rekan MBI (Masyarakat Bulutangkis Indonesia) dan komunitas bulutangkis lainnya di mana saja berada. Dari St.Jakobshalle, kami menutup laporan langsung Wilson Badminton Swiss Open 2009 ini.
Sampai jumpa tahun depan!
Hasil Lengkap :
XD :
Zheng Bo/Ma Jin (Chn) vs Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung (Kor) 21-16, 21-15
WS :
Wang Yihan (Chn) vs Jiang Yanjiao (Chn) 21-17, 17-21, 21-13
MS :
Lee Chong Wei (Mal) vs Lin Dan (Chn) 21-16, 21-16
WD :
Du Jing/Yu Yang (Chn) vs Lee Hyo Jung/Lee Kyung Won (Kor) 21-11, 21-12
MD :
Koo Kien Keat/Tan Boon Heong (Mal) vs Mathias Boe/Carsten Mogensen (Den) 21-14, 21-18
Tidak ada komentar:
Posting Komentar